Arti dari Sebuah Kehidupan

1/4 abad... Ga tau kenapa, teringat angka itu. Terkesan tua bila dibandingkan dengan umur anak SMU. ihikhik Tapi dibanding dengan kakek-nenek, yah umur aku masih termasuk muda. menari Itu tergantung persepsi dari mana kita membandingkannya. sengihnampakgigi


Telah banyak yang aku lalui untuk kehidupan selama itu. Berapa lama lagi sisa waktuku untuk menjalani kehidupan ini.
Entahlah, aku ga tau, ga ada seorang pun yang tau, kapan kita akan di panggil oleh Tuhan.

Setiap orang, tentunya memiliki kehidupan masing-masing. Dan tentu saja cara menjalani nya pun berbeda-beda. Mungkin ada yang menjalankan seperti rutinitas, atau mingkin ada yang mengisi nya dengan petualangan-petualangan kecil? Klo aku, lebih sering menjalani nya dengan kombinasi keduanya. Biar lebih seru. kenyit


Bagiku, kehidupan itu merupakan kesempatan untuk berkarya, mencurahkan talenta diri kita yang bisa dipakai untuk membantu orang lain. Berbagi cerita dengan orang-orang lain, ntah itu cerita suka atau pun duka. Mencintai orang lain. Membantu sesama. Dan yang terpenting kehidupan adalah proses pembelajaran untuk selalu mengucap syukur kepada Tuhan Yesus atas apapun yang aku miliki dan aku jalani sekarang.

Kehidupan ini ga semuanya orang memiliki peruntungan yang sama. Ada yang cukup, ada yang berlimpah-limpah atau bahkan ada yang kekurangan. Coba perhatikan pemulung itu, anak-anak kecil yang meminta-minta, kakek tua renta yang mengemis, sungguh banyak orang membutuhkan kita teman. Mereka menantikan dan
membutuhkan kita.

So, kenapa kita ga berbagi berkat yang sudah Tuhan berikan buat kita. Bukan kah hidup kita lebih indah dengan berbagi berkat buat sesama? Karena untuk itulah Tuhan Yesus memberikan berkat buat kita, untuk menjadi saluran berkat buat orang lain. Dengan begitu, hidup kita menjadi suatu ibadah yang harum buat Tuhan.

Bagaimana arti kehidupan menurut mu teman? Yuks..kita menjalani hidup kita dengan lebih baik lagi, berkualitas dan memuliakan Tuhan.

Photobucket

Pilih Tuhan atau dunia


blogger-emoticon.blogspot.com apa kabar kalian?

Hari ini aku mo berbagi cerita.

Satu ketika ada rombongan turis, yang akan berkunjung ke suatu objek wisata. Karena para turis itu tidak banyak mengetahui objek wisata itu, sehingga diputuskan lah untuk mencari seorang pemandu wisata.

Pemandu wisata itu mengingatkan para turis itu, dalam perjalanan menuju tempat itu,agar selalu mengikutinya. Jangan ada seorang pun yang berpencar dari rombongan itu. Dalam perjalan itu ada seorang wanita,ia merasa tergoda oleh indah nya cendera mata yang dijual di pinggir jalan. Dan bisa di tebak, karena kesibukan nya memperhatikan pernak pernik itu dan sibuk menawar harga pada si penjual. Ia tersesat dengan rombongannya.


Akhirnya wanita itu menyadari, bahwa dia sudah tidak bersama dengan rombongannya. Ia berusaha untuk mencari ke sana kemari. Hingga akhirnya, ia berhasil menemukan kembali. Pemandu wisata itu, menanyakan wanita tersebut, kenapa ia bisa terpisah dari kelompoknya, dan akhirnya wanita itu bercerita dan ia menyesal.

Hal yang sama, juga pernah terjadi dalam kehidupan kita? Atau mungkin sedang terjadi? Kehidupan kita sebagai orang kristen yang mengikuti Tuhan, terkadang mengalami banyak godaan. Apa yang kamu cari di dunia ini? Uang, harta, kedudukan, status sosial? Ya..itu semua yang ditawarkan oleh dunia. Dunia menawarkan dengan keindahan dan kemegahannya yang bersifat fana, tak jarang membuat kita lupa akan arti dan tujuan hidup kita.

Oleh karena itu apa yang ditawarkan dunia, jangan sampai membuat kita lari dari tujuan hidup kita dan semakin jauh dari Bapa. Karena sesungguhnya dunia ini bukan rumah utama kita, kita hanya numpang lewat saja. Karena rumah kita yang sesungguhnya ada di sorga.

Yuk, teman-teman..kita berpikir lagi "apa yang kamu cari di dunia ini?" Dan mengevaluasi diri kita masing-masing apakah kita memilih hidup berdasarkan dunia atau berdasarkan Firman.

Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Galatia 5:24


Photobucket